Halo Sebagai Kata Pembuka Percakapan Saat Menerima Telpon. Berikut Sejarahnya Yang Perlu Kalian Tahu.

- Jumat, 2 Desember 2022 | 12:54 WIB
Telpon Jadul @aldesla.agustino_antique (Instagram)
Telpon Jadul @aldesla.agustino_antique (Instagram)

IDJATIM - Halo seakan sudah menjadi kata wajib bagi seluruh manusia saat memulai percakapan melalui gagang telpon.

Di seluruh negara di dunia, bahkan juga memiliki sapaan yang sama dengan kata halo. Seperti kata Hello (English), Moshi-Moshi (Jepang), Wei (Cina), dan Yeoboseyo (Korea).

Semua bahasa pembuka percakapan via telpon yang ada di negara luar Indonesia tersebut juga memiliki makna yang sama, yakni Halo.

Pernahkah DJATIM Lovers bertanya-tanya, kenapa harus kata halo kok bukan hola yang diucapkan pertama kali saat memulai percakapan via telpon?

Nah berikut IDJATIM himpun dari berbagai sumber terkait sejarah dan awal mula penggunaan kata halo  saat menerima telfon :

Berdasarkan Oxford English Dictionary, penggunaan kata halo pertama kali diperkenalkan pada tahun 1827.

Bahkan uniknya, bukan Alexander Graham Bell yang menjadikan halo sebagai kata pembuka saat menerima telpon. Sang penemu telepon itu justru merekomendasikan kata hoi.

Hoi sendiri adalah kata yang berasal dari bahasa Belanda yang berarti sama dengan kata halo. Eksistensinya pun 100 tahun lebih tua dari kata halo.

Namun sayang, kata hoi ternyata tidak sukses dan tidak sepopuler kata halo. Sedangkan kata halo pertama kali dipopulerkan oleh Thomas Alva Edison sang penemu lampu.

Halaman:

Editor: Habibullah.

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tips Menuju Lokasi Harlah Satu Abad NU dengan Aman

Jumat, 3 Februari 2023 | 14:35 WIB
X