• Minggu, 4 Desember 2022

Iman Itu Nggak Usah Modus, Cukup Tulus Saja Jika Ingin Disukai Allah. Berikut Penjelasan Gus Baha

- Sabtu, 19 November 2022 | 10:56 WIB
Gus Baha @gusbahaquote (Instagram)
Gus Baha @gusbahaquote (Instagram)


IDJATIM - Gus Baha bernama lengkap KH. Ahmad Bahauddin Nursalim pada salah satu kajiannya memaparkan terkait iman kepada Allah SWT.

Gus Baha menekankan pentingnya iman berlandaskan akal atau rasionalitas, sebab tidak ada agama bagi mereka yang tidak berakal.

Meskipun bukan faktor penentu seseorang menjadi beriman. Sebab setiap manusia memiliki tingkat keyakinan ataupun kepercayaan yang berbeda-beda kepada Tuhan.

Namun tingkat keimanan yang paling disukai Tuhan, bukanlah seseorang yang masih membutuhkan dalil ataupun alasan untuk dapat percaya kepada Tuhan.

Dihimpun IDJATIM dari Suara.com, Gus Baha menjelaskan iman seseorang yang disukai oleh Allah adalah iman yang tidak membutuhkan alasan.

Sebagaimana disampaikan dalam ceramahnya, Gus Baha mengungkapkan bahwa dalam kitab yang ditulis oleh Sayid Muhammad, tertulis bahwa iman yang dimilikinya bagaikan iman orang-orang lugu.

"Sayid Muhammad kayak apa alimnya, (dia) menutup kitab 'Mafahim an Tushohah' nya 'imanku seperti imannya orang-orang lugu'," ungkap Gus Baha.

Gus Baha kemudian menjelaskan bagaimana yang dimaksud dengan iman orang yang lugu itu.

"Karena orang lugu itu tidak suka berpikir, kalau orang lugu bertemu Allah 'kamu tahu Aku Tuhan?' 'Iya tahu, pokoknya Engkau Tuhan.' 'Apa buktinya kalau Aku Tuhan?' 'Ya, yang jelas Engkau Tuhan.' Nah, Allah suka orang yang begitu," jelas Gus Baha.

Gus Baha kemudian memberikan satu perumpamaan, yaitu ketika seseorang memberikan alasan untuk menyukai seorang kyai.

Halaman:

Editor: Habibullah.

Sumber: Suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X